“Sesungguh Allah tdk merubah keadaan suatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yg ada pada diri mereka sendiri ” إِنَّ اللهَ لاَ يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّى يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ

Poligami


Apakah anda beragama Islam ? Apakah anda ingin berpoligami
Apakah anda mengaku sebagai pengikut nabi Muhammad ? Bila anda berpoligami jangan pernah mengatakan "karena mengikuti (yang dilakukan) nabi Muhammad SAW.
Apa yang dilakukan manusia biasa dengan apa yang dilakukan oleh  Rosul sangatlah berbeda di hadapan ALLAH SWT. Manusia biasa memiliki nafsu yang kadang bisa lepas kendali. Sangatlah berbeda jauh dengan Rosul yang memiliki hati bersih,jujur, lapang dada yang selalu dekat denganNYA. Bila kita mengerti benar tentang perjalanan nabi Muhammad SAW, tentu kita akan sangat mengaguminya. Dan akan merasa malu, berdosa karena salah dalam menafsirkan isi Al.qur'an. Kebanyakan orang yang ahli agama, ulama, ustaz, kyai yang melakukan poligami dengan mengatas namakan karena di dalam Al.Qur'an di perbolehkan.
Dalam Al.Qur'an surah An-nisa ayat 3 Allah berfirman :
Kemudian jika kamu takut bila tidak akan dapat berlaku adil, maka ( kawinilah ) seorang saja.
Disini sudahlah jelas, hanya saja banyak diantara para ahli agama yang berpoligami selalu berlindung dari perjalanan nabi yang beristrikan lebih dari satu. Penafsiran yang salah kaprah justu akan menjerumuskan manusia dalam dosa. Nabi Muhammad melakukan poligami semata karena kemanusiaan bukan karena nafsu syahwat maupun karena kecantikan fisik seorang perempuan. Semoga Allah membuka hati kita semua.
Apabila melakukan poligami, apakah bisa sebagai manusia ( suami ) biasa berlaku adil terhadap istri pertama, tidak menyakiti hatinya, tidak merampas hak-haknya ?  Secara logika, dunia ini apakah ada seorang istri yang mau di madu oleh suaminya ?
Bila seorang istri di poligami, dan hatinya benar - benar mengikhlaskan untuk di poligami. Adalah Surga tempatnya. Dan semua dosa-dosanya ditanggung oleh suami. Dan bila dalam perjalanan hidup, hatinya ( istri ) berubah menjadi tidak ikhlas, maka dosalah yang akan di dapatkannya.
Bila seorang istri terpaksa untuk di poligami, maka kedua-duanya ( suami-istri ) akan mendapatkan dosa.
Apakah anda masih akan melakukan poligami ? apabila anda akan melakukan poligami, jangan sekali-kali anda mengatakan "karena mengikuti sunah ( yang dilakukan ) nabi Muhammad SAW. Karena itu adalah tipu muslihat, alak-akalan manusia biasa. Sungguh celaka kalau anda berpikir seperti itu.
Astaghfirullahaladzim.... Semoga Allah SWT mengampuni kekhilafan kita semua.
Allah Maha besar...Allah Maha Suci...Allah Maha Mengetahui segala sesuatunya.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar